Kisah: Apa yang kuperhatikan

loverPada jaman dahulu seorang raja Persia (Iran Sekarang) yakni Cyrus, bertekad untuk menguasai seluruh tanah Persia. Di wilayah selatan masih ada kepala suku yang bernama Cagular yang tidak mau tunduk. Terus menerus dia menentang sang raja. Hingga akhirnya Cyrus sedemikian berangnya sehingga mengirimkan balatentara luar biasa banyak untuk menangkap Cagular. Setelah Cagular dan keluarganya tertangkap, dia dihadapkan kepada sang raja untuk dihukum.

Pada sidang pengadilan, Cagular dan istrinya dihadapkan di depan raja Cyrus yang duduk di depan singgasana yang megah. Oleh karena terkesan kepada keberanian Cagular yang berani menentangnya, sang raja tidak langsung mengadilinya. Sang raja bertanya, “Apa yang kamu lakukan jika aku menyelamatkan hidupmu?”

“Yang Mulia” jawab Cagular, “Apabila hidup hamba diselamatkan oleh Yang Mulia. Maka hamba akan pulang dan tunduk patuh pada Yang Mulia seumur hidup hamba.”

Sang Raja kembali bertanya, “Lantas, apa yang akan kamu lakukan jika aku menyelamatkan hidup istrimu?”

“Jika demikian Yang Mulia,” jawab Cagular, “Hamba akan bersedia mati untuk Paduka Yang Mulia.”

Terkesan dengan jawaban Cagular, sang Raja pun membebaskannya. Dia bahkan diberi jabatan sebagai gubernur di salah satu wilayah kerajaannya di bagian selatan.

Pada perjalanan pulang, Cagular dengan antusias berkata pada istrinya, “Istriku, tidakkah kamu lihat gerbang istananya, singgasananya, dinding pengadilannya, semuanya terbuat dari emas. Emas. Emas. Alangkah luar biasanya Raja itu.”

Istri Cagular hanya terpaku mendengar perkataan Cagular. “Aku benar-benar tidak memperhatikan semua itu,” tukasnya.

“Lalu apa yang kamu perhatikan?” tanya Cagular keheranan.

Istri Cagular menatap mata suaminya dalam-dalam. Lalu dia berkata dengan tulusnya, “Aku hanya melihat wajah seorang pria, hanya seorang pria, yang mengatakan bahwa ia bersedia mati untukku.”

 

 

Wajib baca
Kisah-kisah dalam situs ini adalah kisah-kisah yang berhasil dikompilasi dari berbagai sumber yang tersebar di internet. Sebagian kisahnya telah tertulis dalam bahasa Indonesia (pada umumnya kami mengeditnya kembali) dan sebagian besar yang lain masih dalam bahasa inggris (kami menerjemahkannya). Mungkin saja -kisah itu pernah diterbitkan dalam sebuah buku dan ada pemilik hak ciptanya. Sejauh memang itu ada tertulis dari mana sumbernya, maka kami akan menuliskan sumbernya dan kalau perlu meminta izin.  Namun yang terjadi tidak demikian. Sebuah  kisah bisa dimuat dalam beberapa situs yang berbeda. Masalahnya, di setiap situs tidak dicantumkan dari mana kisah itu berasal dan siapa pemilik hak ciptanya. Oleh karena itu, kisah-kisah dalam buku ini pun tidak bisa mencantumkan dari mana sumber kisah-kisahnya. Hanya jika kisah yang ada jelas bersumber dari mana, maka sumber itu pasti akan disebutkan.
Kepada siapa pun Anda yang merasa memiliki hak cipta atas kisah-kisah itu. Maka saya mohon maaf  telah mengutip kisah Anda untuk buku ini. Tidak ada maksud untuk melanggar hak cipta. Publikasi kisah-kisah dalam situs ini ada hanya semata-mata untuk tujuan berbagi, karena sebuah kisah yang menginspirasi kehidupan sebaiknya menjadi milik semua orang. Setidaknya itu yang saya yakini, karena kisah-kisah itu akan memperkaya kehidupan semuanya. Apabila Anda sebagai pemilik hak cipta kisah yang ada dalam situs ini menghendaki untuk menghapus kisah tersebut, maka kirimkan email kepada kami di alamat: psikologi.online@gmail.com, kami akan segera menghapusnya.

Beri Komentar